Tujuh Ruas Jalan Tol Segera Uji Laik Fungsi

ilustrasi, jalan tol (Foto: Dok demokrasirakyat.com)

Jakarta, Demokrasi Rakyat – Tujuh ruas jalan Tol akan melakukan uji laik fungsi sebelum di resmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ) Herry Trisaputra Zuna mengatakan  tujuh ruas jalan tol akan melakukan uji laik fungsi sebelum beroperasi pada hari raya Lebaran 2018.

“Untuk itu tim evaluasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia akan melakukan uji laik fungsi,” Ujar Herry dalam keterangan tertulisnya, pada hari Kamis (3/5/2018).

Baca Juga : Jelang Ramadan Harga Sembako Terpantau Normal

Menurut dia, pemerintah melakukan uji laik fungsi sebagai bentuk pemenuhan syarat aspek teknis, operasi, dan administrasi pembangunan jalan tol. Ketujuh ruas tol yang akan dievaluasi adalah tol Solo-Ngawi seksi Kartosuro-Simpang Susun Sragen sepanjang 36 kilometer (km), tol Bogor Ring Road seksi 2B kedung Badang-Simpang Yasmin, 2 km, dan tol Gempol-Pasuruan seksi 2 Simpang Susun Pasuruan, 6,6 km.

Kemudian ruas jalan akses Dryport Cikarang tol Jakarta-Cikampek sepanjang 3,5 km, tol Pejagan-Pemalang seksi Simpang Susun Brebes Timur-Sewaka, 37 km, dan tol Pemalang-Batang seksi Sewaka-Simpang Susun Pemalang, 5,2 km.

Herry menjelaskan, dalam pelaksanaannya tim penguji laik fungsi akan terbagi menjadi tiga sub tim. Sub tim pertama akan mengevaluasi aspek keselamatan dan manajemen lalu lintas, sub tim kedua akan mengevaluasi aspek sarana jalan, jembatan, dan bangunan pelengkap, serta sub tim ketiga akan mengevaluasi aspek administrasi dan operasi. “Laporan mengenai rencana evaluasi laik fungsi sudah disampaikan pada akhir April lalu kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono,” tutur dia.

Baca Juga : GusDur Sang Guru Pluralisme

Sebelumnya, Harry menyebut telah melakukan pra-laik fungsi untuk mengetahui proses penyelesaian pekerjaan pada beberapa ruas jalan tol yang hampir selesai. Adapun ruas jalan tol tersebut adalah tol Solo-Ngawi seksi Kartosuro-Simpang Susun Sragen, tol Bogor Ring Road seksi 2B dan jalan tol MKTT seksi 1, serta tol Gempol-Pasuruan seksi 2.

Baca Juga  Aksi Mogok Kerja Ribuan Buruh di Morowali Akhirnya Menemukan Kesepakatan Sementara

Harry menargetkan penyelesaian pekerjaan jalan berupa perapian itu ditargetkan selesai pada minggu pertama hingga kedua Mei 2018. Sementara untuk akses Dryport Cikarang, Harry menyebut masih dalam tahap penyelesaian perbaikan permukaan perkerasan serta peralatan transaksi tol. Ia pun menargetkan pengerjaan itu rampung sebelum lebaran. “Akan selesai pada akhir Mei 2018,” tutur Harry.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa mengatakan, pada libur mudik Lebaran nanti, Jalan Tol Batang-Semarang masih berstatus fungsional. Polri bersama dengan Jasa Marga memastikan akan ada empat area peristirahatan (rest area) bagi para pemudik di jalur tol tersebut.

Hal tersebut disampaikan setelah Kepolisian kembali meninjau proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang. Hal ini guna memastikan kesiapan proyek tersebut untuk digunakan sebagai jalur mudik Lebaran 2018.

“Nanti setiap 10 kilometer kami akan usahakan ada rest area di tol fungsional Semarang-Batang ini. Ya, minimal ada empat nanti,” kata Royke saat memantau langsung di exit tol Krapyak, Senin, 23 April 2018.

Share this post

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top