Buruh Jangan Ragu Dukung Pasangan Jokowi-Ma’aruf

Jakarta, Demokrasi Rakyat – Mudhofir Khamid, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mengatakan buruh jangan ragu mendukung pasangan Joko Widodo-KH Ma’aruf Amin yang maju menjadi peserta Capres-Cawapres di Pilpres 2019. Pasalnya, dia menilai kedua tokoh tersebut merupakan pasangan yang ideal karena kombinasi tokoh nasionalis dan religius. Laniutnya, Mudhofir yang juga dipercaya Wakil Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJo), mengatakan selama hampir empat tahun Presiden Jokowi memimpin Indonesia sudah banyak mengukir berbagai macam prestasi. Terutama dalam prestasi perekonomian dan infrastruktur pembangunan yang merata sampai ke pelosok perbatasan wilayah negara.

Begitu juga dengan Ma’aruf Amin. Dia menilai, sosok Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu tokoh ulama umat Islam yang sangat dihormati karena ilmu agamanya. Bukan saja hanya sebagai tokoh umat Islam, beliau juga diterima semua kalangan lintas agama dan suku sebagai tokoh lintas dialog.

“Jadi tidak salah, jika kedua pasangan tokoh itu sudah kehendak rakyat” ujarnya, dalam keterangan pers, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

Lanjutnya, Mudhofir menerangkan KSBSI dari tingkat pengurus pusat sampai kabupaten/kota sudah melakukan konsolidasi pemenangan internal untuk pemenangan Jokowi-Ma’aruf Amin. Dibeberapa daerah seperti Surabaya dan Manado juga sudah melakukan deklarasi pemenangan.

“Sepuluh Federasi Serikat Buruh (FSB) dibawah payung KSBSI sudah siap bergerilya sampai tingkat kabupaten/kota bahkan sampai tingkat Komisariat di perusahaan dalam rangka pemenangan Jokowi-Ma’aruf di tahun 2019 nanti,” tegasnya.

Oleh sebab itulah, Mudhodir menyerukan agar buruh jangan ragu mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Kedua tokoh itu sudah terbukti sebagai tokoh pemersatu dan dekat dengan rakyat. Terhadap persoalan buruh pun Jokowi sudah tak diragukan lagi. Jokowi tetap fokus menciptakan program dua juta orang lapangan kerja untuk angkatan muda tiap tahunnya dan mengatasi berbagai macam kasus pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga  Soal Penindakan Kaum Intoleran, Jokowi Tidak Tegas

Menyikapi serangan fitnah (hoax), yang bertubi-tubi menyerang Jokowi selama ini, dia menyerukan seluruh pengurus dan anggota KSBSI untuk tidak terpancing. Sarannya, lebih baik membantu pemerintah dalam bentuk saran dan kritik yang membangun dari pada menanggapi isu hoax yang disebarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab.

“Justru ketika Presiden Jokowi semakin diserang isu dan pemberitaan hoax, dia semakin banyak menciptakan perubahan dan semakin disegani pemimpin negara lain. Lihat saja, ketika pemerintah sering diserang fitnah kalau Indonesia diserbu tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang jumlahnya mencapai 10 juta orang, buktinya sampai hari ini lawan-lawan Jokowi tak ada yang bisa membuktikannya,” tutupnya. (AH)

Share this post

PinIt
scroll to top