Lintong Manurung Dorong Industri Nasional Berbasis Pangan, Energi dan Sumber Daya Air

Lintong Manurung, Ketua JPIP

Jakarta, Demokrasi Rakyat – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Pemerhati Industri dan Perdagangan (JPIP), Lintong Manurung mengatakan sektor Industri dan Perdagangan Nasional harus berbasis Pangan, Energi, dan Sumber Daya Air (SDA).

Hal itu disampaikan oleh Lintong Manurung saat meberikan sambutan pada kegiatan seminar nasional yang diselenggarakan Fraksi Partai Hanura DPR RI bersama Jaringan Pemerhati Industri dan Perdagangan (JPIP) di Gedung KK II (Bamus) DPR RI, Kamis (30/8/2018).

“Kemandirian ekonomi bangsa dapat dicapai apabila kedaulatan pangan, kedaulatan energi dan kedaulatan penguasaan Sumber Daya Air (SDA) menjadi fokus utama kita. Kita dorong industri dan perdagangan nasional harus berbasis Pangan, Energi, dan Sumber Daya Air”, kata Lintong dalam sambutannya.

Menurut Lintong, Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan sembilan agenda prioritas yang disebut Nawacita. Program itu digagas untuk menunjukan prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Pemerintah sekarang yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, telah menetapkan sembilan agenda prioritas yang disebut Nawacita. Program ini digagas untuk menunjukkan prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ujarnya.

Selain itu, kemandirian dan daya saing ekonomi dan industri akan dapat diwujudkan melalui kebijakan dan kegiatan konkret yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah dan seluruh pihak terkait dengan Pemberantasan Mafia Ekonomi, penetapan kebijaksanaan ekonomi lanjutan yang holistik dan terpadu.

“Diskusi kami di JPIP adalah mendukung upaya percepatan pertumbuhan ekonomi melalui pembenahan dan penyelesaian reformasi di bidang birokrasi, membangun sektor industri dan perdagangan yang efisien dan berdaya saing dengan aplikasi teknologi, membangun infrastruktur digital nasional yang canggih, dan membangun jaringan Supply Chain dan Global Value Chain untuk menghasilkan output yang berdaya saing,” pungkas Lintong. (DR)

Baca Juga  Fraksi Partai Hanura Gelar Seminar Strategi dan Antisipasi Pengembangan Industri dan Perdagangan Indonesia

Share this post

PinIt
scroll to top