Kementerian Desa Akan Sediakan Air Minum dan Sanitasi Bagi Masyarakat Aceh

Jakarta, Demokrasi Rakyat-Para Kepala Desa dan Camat dikumpulkan dalam sebuah pelatihan untuk merealisasikan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Hal itu dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Provinsi Aceh.

Selain itu, digelar juga kunjungan lapangan oleh para peserta pelatihan Operasional Rencana Kerja Masyarakat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (RKM Pamsimas), di Gampong Lamreh, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh Darussalam.

Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Operasional Rencana Kerja Masyarakat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (RKM Pamsimas), Darti menyampaikan, kunjungan lapangan dimaksudkan untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka menggali gagasan dari warga Gampong Lamreh.

“Hasil-hasil dari FGD ini, akan dijadikan inspirasi bagi peserta yang hadir dan bisa diterapkan di daerahnya, tentunya dengan penyesuaian di daerah masing-masing,” tutur Darti yang merupakan pejabat Kementerian Desa PDTT tersebut, dalam siaran persnya, Minggu (07/10/2018).

Sementara itu, Camat Darussalam, Zia Ul Azmi menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Desa PDTT yang telah mengunjungi Gampong (Desa) Lamreh Aceh.

“Dengan demikian, warga Gampong Lamreh Aceh dapat melihat secara nyata kegiatan Pamsimas itu seperti apa dan manfaatnya bagaimana,” ujarnya.

Gampong Lamreh, Helmi mengatakan, kegiatan itu sangat menarik dan efektif. Program Pamsimas mampu mengelola air secara maksimal untuk penggunaan air yang merata.

“Pengalaman saya dahulu, mengelola KP SPAM cukup lumayan memberikan sumbangsih kontribusi nyata dalam penyediaan air di Gampong Lamreh Aceh ini,” ucap Keuchik dalam bahasa Aceh Kepala Desa tersebut.

Sembari kunjungan lapangan, salah seorang peserta yakni Ilham yang merupakan Sekretaris Desa mengatakan, upaya Kementerian Desa PDTT yang telah membangun tandon air untuk warga perlu dilanjutkan.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kepada warga, kami pemerintah desa akan menerapkan pembayaran iuran kepada pengelola,” ujarnya.

Pelatihan Pemantapan Operasional RKM Pamsimas tersebut berlangsung selama lima hari. Pelatihan resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Aceh, Teuku Rusdi, di Kyriad Hotel, Banda Aceh. (Jhon R)

Baca Juga  PLN Rayon Sibuhuan Discount 50% BP Tambah Daya

Share this post

PinIt
scroll to top