Cendekiawan Kristen Naslindo Sirait : Indonesia Negara Maju, Pertumbuhan Ekonomi Harus Diangka Dua Digit

Jakarta, Demokrasi Rakyat – Cendekiawan Kristen, Naslindo Sirait menilai untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045 pertumbuhan ekonomi sudah harus di proyeksikan dua digit.

“Saat ini Indonesia masih dikatakan negara berkembang karena pertumbuhan ekonominya masih satu digit, sehingga pemerintah kedepan harus memproyeksikan dua digit untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju” kata dia pada saat menjadi keynote speaker pada salah satu acara yang diselenggarakan di Lembaga Akitab Indonesia, Jakarta pada hari Sabtu, (30/11).

Menurut dia, Indonesia memiliki konsep kesejahteraan yang sudah tertuang dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Namun faktanya pertumbuhan ekonomi Indonesia setelah 73 Tahun Merdeka pertumbuhan ekonominya masih lambat diangka satu digit

“China pada tahun 1995 pertumbuhan ekonomi cukup maju karena kesungguhan mereka dalam melakukan produksi untuk memenuhi konsumsi masyarakat dunia,” kata dia.

Dia mengatakan penyebab pertumbuhan ekonomi melambat diantaranya karena pengunaan atau konsumsi BBM masih cukup tinggi padahal Indonesia memiliki sumber daya alam untuk memproduksi BBM.

“Kita Indonesia mengekspor bahan minyak mentah namun kita masih mengimpor BBM untuk dikonsumsi masyarkat Indonesia. Kebutuhan Minyak Indonesia setiap hari 1.6 juta barel perhari sedangkan Perusahaan kita masih mampu memproduksi 1 juta barel per hari sisanya sebanyak 600 barel kira impor dari luar negeri,” kata dia.

Baca Juga  Pulihkan Nama Anggota BPIP, Ketua Umum PP GMKI Sahat MP Sinurat Didesak Dipecat

Share this post

PinIt
scroll to top