Besok, PISPI Gelar Kuliah Umum Pembangunan Pertanian Visioner & Integratif di IPB

Sunarso, Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI)

Jakarta, Demokrasi Rakyat-Indonesia sejak era nusantara sudah dikenal sebagai negeri agraris. Dengan kekayaan alam dan budaya, pertanian menjadi penggerak utama kehidupan masyarakat Indonesia. Begitpun setelah Indonesia merdeka, pertanian tetap berperan penting bagi pembangunan bangsa.

Pertanian menjadi salah satu sumber terbesar penyumbang Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara dan penyedia lapangan pekerjaan utama.

Ditengah kekayaan yang besar tersebut, Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Sunarso berpendapat bahwa perlu adanya konsep pembangunan pertanian yang berwawasan kedepan dan saling berhubungan. “Kita punya peluang besar dengan jenis tanah di Indonesia, yang sangat cocok untuk ditanami berbagai tanaman pangan”, ucap Sunarso.

Indonesia juga didukung berada di wilayah tropis yang memiliki keunggulan segi agroklimat yakni iklim, cuaca, ketersediaan air/curah hujan dan tingkat penyinaran matahari yang cukup sepanjang tahun. Artinya, modal Indonesia sebagai negera dengan pertanian nomor satu didunia sudah sangat cukup.

“Oleh karena itu, dalam pengoptimalan kekayaan alam yang ada, PISPI menawarkan konsep Pembangunan Pertanian yang Visioner dan Integratif”, ujarnya.

Terdapat Sembilan Konsep Pembangunan Pertanian Visioner dan Integratif yang di buat oleh PISPI, yaitu Kejelasan Tata Ruang Nasional melalui pembaruan agraria, Infrastruktur, Pola Pengusaha Pertanian, Kelembagaan Pertanian, Riset dan Teknologi Tepat Guna, Supply Chain management, Aspek Keuangan, Monitoring Neraca Produksi dan Stok Nasional serta Industri berbasi Pertanian.

Senada dengan Ketua PISPI, Ananda Bahri Prayudha, Ketua Pelaksana Kegiatan, bahwa langkah-langkah PISPI tersebut akan dibahas lebih dalam pada kuliah umum yang akan dilaksanakan pada Kamis, 13 Desember 2018 di Gedung CCR Institut Pertanian Bogor.

“Acara ini diselenggarakan atas kerjasama PISPI dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang di dukung oleh PT. Pegadaian”, tutup Ananda. (Irvan)

Baca Juga  Polemik Impor, Bentuk Badan Pangan Nasional Sekarang!

Share this post

PinIt
scroll to top