Masyarakat Palas, Minta Pemkab Stabilkan Gas LPG 3 Kilogram

Palas, Demokrasi Rakyat-Sejumlah kalangan masyarakat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), meminta dan mendesak pemerintah daerah setempat dapat menstabilkan peredaran dan pendistribusian gas LPG tabung 3 kg yang sudah tiga bulan terakhir mengalami kelangkaan dan harganya mencekik leher.

“Seingat saya, sudah lebih dari tiga bulan terakhir ini kondisi dan peredaran gas LPG ukuran 3 kg mengalami kelangkaan di Kota Sibuhuan, yang nota benenya sebagai ibukota Kabupaten Palas,” ungkap Risman Hasibuan, Ketua DPD KNPI Palas, kepada wartawan, Kamis (27/12/2018).

“Kami melihat, sepertinya kondisi kelangkaan dan mahalnya harga beli gas LPG 3 kg di masyarakat daerah Palas ini, dibiarkan berlarut-larut tanpa ada solusinya. Tentu saja, masyarakat ya g menjadi korbannya,” lanjutnya.

Dikatakan dia, sesuai hasil amatannya di sekitar Kota Sibuhuan, Kecamatan Barumun, harga beli gas LPG 3 kg saat ini berada di kisaran Rp 24.000 sampai Rp 30.000 pertabungnya. “Saya yakin, kejadian ini diduga kuat adanya permainan antara pangkalan gas LPG 3 kg dengan pemerintah daerah yang berwenang membidanginya,” tudingnya.

Senada itu, Sahat Gemayel Lubis, satu warga Kelurahan Sibuhuan mengungkapkan, rasa kecewanya kepada Pemkab Palas yang dinilai tidak mampu menstabilkan harga komoditas subsidi pemerintah tersebut, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Masak sudah tiga bulan lebih kondisi gas LPG 3 kg langka dan mahal di masyarakat tidak juga disikapi dengan bijak oleh pemda,” tukasnya.

“Seharusnya, pemda sudah melakukan kegiatan operasi pasar gas LPG 3 kilo di masyarakat, apalagi saat ini menjelang tahun baru 2019. Tentulah, kebutuhan masyarakat akan gas LPG 3 kg cukup tinggi, terutama warga masyarakat yang kurang mampu,” katanya.

Sementara itu, sesuai hasil informasi yang dihimpun wartawan dari sejumlah warga masyarakat di Kecamatan Sosa, Hutaraja Tinggi (Huragi) dan Batang Lubu Sutam (Batam) menyebutkan, kondisi kelangkaan dan mahalnya harga beli gas LPG 3 kg juga terjadi di tiga kecamatan itu.

Baca Juga  Peringati Tahun Baru Hijriyah, KUA Sosa Laksanakan Gotroy

“Kalau di tempat kami, saat ini harga beli gas LPG tabung 3 kg sekitar Rp 30.000 sampai Rp 35.000. Bahkan, kalau sudah langka, harganya bisa mencapai Rp 40.000 sampai Rp 45.000 pertabungnya. Kami mohon, agar kondisi ini bisa disikapi dengan bijak oleh pemda,” kata Sail, satu warga di Kecamatan Huragi. (Maulana Syafi’i)

Share this post

PinIt
scroll to top