Kurang Bukti, Hakim PN Bebaskan Terdakwa Penggelapan Mobil Ferrari

Jakarta, Demokrasi Rakyat – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) membebaskan seorang terdakwa kasus dugaan penggelapan Mobil Ferrari.

Pada persidangan yang digelar Senin (11/03/2019) di PN Jaktim itu, Ketua Majelis Hakim Posma Nainggolan membeberkan perkara itu tidak didukung bukti dan dokumen kuat dan lengkap. Akhirnya, terdakwa bernama Amar Umar Keswani itu pun dibebaskan.

“Karena tidak didukung bukti, kesaksian dan dokumen, menggugurkan segala dakwaan jaksa dan membebaskan dari segala tuntutan jaksa,” ujar Majelis Hakim yang diketua Posma Nainggolan dalam persidangan di Oengadilan Negeri Jakarta Timur.

Kuasa Hukum terdakwa Amar Umar Keswani, Rudiyanto Manurung mengakui, banyak kejanggalan dalam persidangan kasus ini di PN Jakarta Timur. Antara lain, barang bukti hanya berupa cek dan dokumen serta pelapor tidak bisa dihadirkan.

Kemudian, lanjut Rudiyanto, laporan kepolisian melalui Berita AcaraPemeriksaan (BAP) yang diutarakan saksi tidak sinkron dan yang dibahas dalam persidangan mengenai cek (alat pembayaran).

Pada bagian lain disebutkan Rudi, merek mobil yang disebutkan saksi bukan Ferarri melainkan merek Porsche. “Ini juga menjadi tanda Tanya, itu bukan mobil Ferrari, bukti mobil Ferrari merah, tapi yang disampaikan itu Porsche,” ujarnya.

Rudi menyampaikan, pihaknya juga sangat mengapresiasi putusan yang dibacakan Majelis Hakim dalam kasus tersebut.

“Kami selaku kuasa hukum terdakwa mengapresiasi putusan hakim yang membebaskan terdakwa dari segala tuntutan jaksa. Ternyata masih ada hakim yang mempunyai hati nurani dan memiliki rasa keadilan,” katanya. (Jhon R)

 

Baca Juga  Jangan Hina Ulama, Anda akan Berakhir Hina

Share this post

PinIt
scroll to top