Jalankan Putusan MK, KPU Tambah TPS dari 809.500 menjadi 810.329 TPS

Jakarta, Demokrasi Rakyat – Komisi Pemiliihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menambah jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 809.500 menjadi 810.329 TPS, hal ini berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi.

“Penambahan ini berdasarkan data kiriman dari 34 Provinsi,” kata Ketua KPU RI, Arief Budiman kepada awak media di Kantor KPU RI, Jalan Iman Bonjol, Jakarta pada hari Senin (8/4).

Penambahan ini berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi terkait kemungkinan KPU membentuk TPS tambahan, serta penambahan jumlah pemilih yang pindah memilih atau pemilih yang masuk kategori Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

KPU menetapkan penambahan sebanyak 199 TPS, tepatnya dari 809.500 TPS menjadi 809.699 TPS. Sebanyak 199 TPS ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu 46 TPS baru dan 135 TPS hasil regrouping.

Sementara itu, ada juga penambahan TPS untuk mengakomodasi jumlah DPT tambahan yang melebihi batas maksimal sebuah TPS. Adapun, Arief menjelaskan jumlah DPTb Pemilu 2019 ada 800.219 pemilih yang tersebar di 169.668 TPS.

Dia menjelaskan jumlah DPTb Pemilu 2019 ada 800.219 pemilih yang tersebar di 169.668 TPS.

Dari jumlah tersebut, ada 690.038 pemilih yang sudah tersebar di TPS yang ada saat ini. Sementara, ada 139.919 pemilih yang belum difasilitasi di TPS manapun.

“Sehingga membutuhkan TPS baru sebanyak 630 TPS,” kata Arief. (Arie)

Baca Juga  Dorong Penyelenggaraan Pemilu Yang Sejuk, Polri Galakkan Operasi Mantap Brata

Share this post

PinIt
scroll to top